Muara Teweh – Pelaksanaan hari kedua cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an dalam MTQH XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah pada Selasa (18/11/2025) berlangsung lancar dan penuh percaya diri dari para peserta. Bertempat di lapangan Excellent Futsal Muara Teweh, lomba diikuti puluhan peserta dari berbagai kabupaten/kota.
Dua kategori utama, yaitu Kaligrafi Dekorasi dan Kaligrafi Kontemporer, menjadi ajang bagi peserta untuk memperlihatkan bakat terbaik mereka. Sejak pagi, peserta sudah tampak fokus menata peralatan dan mengatur strategi pengerjaan karya.
Ketua Majelis Dewan Hakim Seni Kaligrafi, Muhammad Safaruddin, menegaskan bahwa seluruh peserta hadir sesuai daftar tanpa hambatan. Ia menilai bahwa kesiapan teknis dan mental peserta semakin baik dari tahun ke tahun.
Kategori Dekorasi menampilkan 24 peserta putra dan putri yang berlomba dalam menampilkan harmoni warna dan struktur. Sementara itu, kategori Kontemporer diramaikan oleh 26 peserta yang menghadirkan sentuhan modern dalam teknik kaligrafi.
Safaruddin menyayangkan absennya dua daerah, yakni Sukamara dan Lamandau, namun ia tetap mengapresiasi semangat peserta dari kabupaten lainnya yang tampil dengan kualitas yang cukup merata.
Panitera Dewan Hakim, Mohamad Ridwan, mengungkapkan bahwa karya peserta kali ini menonjolkan peningkatan dalam pemahaman kaidah penulisan huruf Arab. Ia juga memuji kreativitas peserta yang terus berkembang.
Namun demikian, beberapa pelanggaran teknis ringan terkait penggunaan mal masih ditemukan. Ridwan menegaskan bahwa toleransi hanya diberikan pada tahap awal dan tidak akan berlaku pada babak final.
Perlombaan Kaligrafi Al-Qur’an dijadwalkan berlangsung hingga Kamis, saat pengumuman pemenang akan dilakukan. Panitia berharap ajang ini dapat terus membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap seni kaligrafi.(Md)
Posted in Barito Utara, Pemerintah