IMG-20251206-WA0014

Harapan Baru untuk Owa, Pusat Suaka Pararawen Resmi Hadir sebagai Rumah Pemulihan

Dilihat : 489
Kali

 

 

Muara Teweh, — Harapan baru bagi kelangsungan primata endemik Kalimantan muncul setelah peresmian Pusat Suaka Owa oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Raja Juli Antoni di Desa Pararawen, Kabupaten Barito Utara.

Acara berlangsung dengan penandatanganan prasasti dan peninjauan fasilitas rehabilitasi. Rombongan pejabat dan tim Yayasan Kalaweit Indonesia meninjau area pemulihan satwa.

Pusat suaka ini menjadi tempat pemulihan fisik dan mental owa yang sebelumnya mengalami penyelamatan dari perdagangan ilegal maupun kerusakan habitat. Proses rehabilitasi dilakukan secara bertahap hingga satwa siap kembali ke alam.

Dalam sambutannya, Menteri Raja Juli Antoni menegaskan bahwa setiap individu satwa memiliki hak untuk hidup di alam bebas. Ia menyebut pusat suaka sebagai wujud komitmen negara.

“Ini adalah rumah pemulihan bagi satwa yang terluka akibat keserakahan manusia,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Ketua Yayasan Kalaweit Indonesia, Chanee Kalaweit, mengapresiasi dukungan pemerintah. Menurutnya, fasilitas ini akan meningkatkan kapasitas penyelamatan owa yang terus membutuhkan perhatian intensif.

Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan menyampaikan pemerintah daerah siap mendukung operasi dan pengembangan pusat suaka. Ia menilai pelestarian satwa adalah tugas mulia.

Kegiatan peninjauan diakhiri dengan diskusi teknis bersama tenaga medis. Pemerintah berharap pusat suaka menjadi simbol cinta lingkungan.(Md)

Archives