IMG-20260831-WA0052

Gunungkidul Paparkan Kebijakan Produk Lokal, Pemkab Barut Siapkan Pembelajaran untuk Daerah

Dilihat : 392
Kali

 

Gunungkidul – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memaparkan sejumlah kebijakan unggulan kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam agenda kunjungan kerja kaji tiru di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (5/8/2026).

Rombongan Pemkab Barito Utara dipimpin Bupati H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, M.AP., jajaran kepala SKPD, tokoh agama, dan undangan terkait.

Kedatangan rombongan disambut Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Dalam kesempatan tersebut, Endah menjelaskan berbagai kebijakan yang diterapkan untuk mendukung perekonomian masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Salah satunya adalah penggunaan produk lokal dalam seluruh kegiatan resmi pemerintah.

Endah menjelaskan bahwa makanan dan minuman berbahan dasar gandum serta buah impor tidak lagi disajikan dalam kegiatan resmi pemerintah.

Sebagai gantinya, jamuan menggunakan produk lokal seperti olahan singkong, ubi, jagung, porang, kacang-kacangan, hasil laut, serta buah-buahan lokal.

Selain itu, penggunaan karangan bunga berbahan styrofoam juga diganti dengan tanaman hidup maupun hasil pertanian.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan berbagai informasi yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Hasil kaji tiru ini tidak semata-mata untuk meniru secara utuh, melainkan menjadi bahan pembelajaran yang akan kami sesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, dan kemampuan Pemerintah Kabupaten Barito Utara,” ujar Shalahuddin, Rabu (5/8/2026).

Ia menegaskan setiap inovasi yang dipelajari akan dikaji terlebih dahulu karena setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda.

Selain kebijakan produk lokal dan lingkungan, kedua pemerintah daerah juga bertukar pengalaman mengenai pengelolaan infrastruktur, pengawasan berbasis digital, pemberdayaan UMKM, tata kelola pendidikan, penanggulangan kemiskinan ekstrem, dan percepatan penurunan stunting.

Sementara itu, Endah menyambut baik kunjungan Pemkab Barito Utara dan mengapresiasi keterlibatan tokoh agama dalam rombongan.

“Kami merasa terhormat menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Saya melihat ada hal yang menarik, yakni setiap kunjungan kerja selalu melibatkan Ketua MUI. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan tokoh agama dalam mendukung pembangunan,” kata Endah.

Kunjungan kaji tiru tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antardaerah sekaligus menjadi ruang pertukaran pengalaman untuk melahirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.(Md)

Archives