IMG-20260904-WA0010

Kepala SMPN 1 Muara Teweh Apresiasi Sosialisasi Metrologi Legal Disdagrin Barut

Dilihat : 388
Kali

 

Muara Teweh – Kepala SMPN 1 Muara Teweh, Maslan, S.Pd.I, menyambut baik kegiatan Sosialisasi Metrologi Legal yang dilaksanakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Barito Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di aula SMP Negeri 1 Muara Teweh, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sebanyak 50 siswa SMP Negeri 1 Muara Teweh. Sosialisasi merupakan bagian dari program pengawasan dan sosialisasi kemetrologian yang dilaksanakan Disdagperin Barito Utara.

Kepala Disdagrin Barito Utara, M Mastur, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengenalkan metrologi kepada para pelajar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kejujuran sejak usia dini.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi kemetrologian pada usia pra remaja ini dapat menanamkan nilai budaya jujur sedini mungkin,” kata Mastur di aula SMPN 1 Muara Teweh, Kamis (13/8/2026).

Menurut Mastur, pemahaman mengenai metrologi penting diberikan kepada generasi muda agar mereka mengenal berbagai alat ukur yang digunakan dalam aktivitas perdagangan.

Selain mengenalkan budaya jujur, kegiatan tersebut memberikan pemahaman awal kepada siswa mengenai pentingnya penggunaan alat ukur yang benar dan sesuai ketentuan dalam transaksi perdagangan.

Mastur menambahkan, edukasi metrologi sejak usia sekolah merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ukuran, takaran, timbangan dan perlengkapannya dalam kegiatan perdagangan.

Maslan menilai sosialisasi tersebut memberikan pengetahuan tambahan kepada siswa mengenai metrologi sekaligus mendukung pembentukan karakter kejujuran sejak di bangku sekolah.

“Kegiatan seperti ini sangat baik bagi siswa karena memberikan pengetahuan yang mungkin belum mereka dapatkan secara langsung di sekolah, khususnya mengenai alat ukur yang digunakan dalam perdagangan serta pentingnya kejujuran,” ujar Maslan.

Ia berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki karakter jujur.

Menurutnya, pemahaman mengenai nilai-nilai kejujuran penting dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk ketika para siswa nantinya terlibat dalam aktivitas ekonomi dan perdagangan.

Dengan adanya sosialisasi tersebut, para siswa diharapkan memahami pentingnya penggunaan alat ukur yang benar serta memiliki kesadaran bahwa kejujuran dalam ukuran, takaran dan timbangan merupakan bagian penting dalam menciptakan transaksi perdagangan yang adil.

Para pelajar diharapkan dapat menjadi generasi yang memahami pentingnya kejujuran dalam menggunakan maupun melihat alat ukur, khususnya ketika nantinya terlibat dalam aktivitas ekonomi dan perdagangan di masyarakat.(Md)

Archives