Muara Teweh – Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Zero Sota Rosadi, menegaskan pelayanan kesehatan jemaah haji harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan dan profesionalisme.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Peningkatan Kapasitas Pengelola/Tim Kesehatan Haji RSUD dan Puskesmas se-Kabupaten Barito Utara Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11-12 Agustus 2026, dilaksanakan di Lantai 2 Aula RSUD Muara Teweh dan diikuti 20 peserta dari pengelola program RSUD dan Puskesmas.
Zero mengatakan pelayanan kesehatan jemaah haji merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan ibadah haji.
“Pelayanan kesehatan jemaah haji merupakan amanah besar yang harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Zero Sota Rosadi, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, kesiapan tim kesehatan menjadi faktor penting dalam menjamin istitha’ah kesehatan jemaah, terutama dengan semakin banyaknya jemaah lanjut usia dan yang memiliki risiko kesehatan.
Ia menjelaskan, calon jemaah haji juga banyak yang memiliki penyakit kronis, seperti hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung dan gangguan pernapasan.
Untuk itu, peningkatan kapasitas tim serta koordinasi antara Dinas Kesehatan, RSUD dan Puskesmas harus terus dilakukan.
Zero berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan pengetahuan tim terkait berbagai penyakit yang sering dialami jemaah dan meningkatkan kesiapan dalam memberikan pelayanan kesehatan.
“Melalui pertemuan ini diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Dinas Kesehatan, RSUD dan seluruh Puskesmas dalam pembinaan kesehatan jemaah haji,” jelasnya.
“Mari kita laksanakan tugas ini dengan penuh keikhlasan dan profesionalisme. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan haji di Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.(Md)
Posted in Barito Utara, Pemerintah