IMG-20260904-WA0006

Disdik Barut Gandeng Lembaga Mitra Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah

Dilihat : 388
Kali

 

Muara Teweh – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara menyiapkan calon kepala sekolah melalui Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) APBD Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula SMKN 1 Muara Teweh, Kamis (13/8/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, mengatakan peserta yang dinyatakan lulus seleksi substansi akan mengikuti pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah.

Untuk mendukung pelaksanaan pendidikan dan pelatihan tersebut, Dinas Pendidikan Barito Utara menjalin kerja sama dengan lembaga mitra melalui penandatanganan MoU.

“Dinas Pendidikan tidak bisa menyelenggarakan diklat sendirian. Kita membutuhkan kolaborasi dengan lembaga yang kompeten agar diklat BCKS berkualitas, berbasis praktik baik dan sesuai kebutuhan Barito Utara,” jelasnya.

Menurut M. Iman Topik, proses seleksi dan pendidikan tersebut diharapkan dapat melahirkan kepala sekolah yang berkarakter, berkinerja dan mampu membangun jejaring dengan orang tua, komite sekolah maupun dunia usaha.

Seleksi substansi sendiri merupakan tahapan penting untuk menjaring calon kepala sekolah yang memiliki kompetensi, integritas dan kemampuan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam mengelola satuan pendidikan.

“Menjadi kepala sekolah bukan sekadar naik pangkat. Ini adalah amanah untuk memimpin sekolah, mendidik ratusan anak dan menggerakkan para guru,” ujar M. Iman Topik.

Kompetensi yang menjadi perhatian meliputi kompetensi manajerial, supervisi, kewirausahaan, integritas dan kepemimpinan. Kompetensi tersebut diperlukan agar calon kepala sekolah mampu mengelola sekolah secara efektif dan transparan.

Selain itu, calon kepala sekolah diharapkan mampu membina guru, meningkatkan mutu pembelajaran, mengembangkan potensi sekolah serta menjadi teladan dan penggerak perubahan.

M. Iman Topik meminta peserta mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan jujur, penuh semangat dan percaya diri. Ia meminta peserta menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mencari celah dalam proses seleksi.

“Ini bukan ajang mencari celah, tetapi ajang pembuktian diri. Tunjukkan kompetensi terbaik dan ikuti prosesnya dengan jujur,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya visi yang jelas bagi calon kepala sekolah. Kepala sekolah ke depan harus mampu menghadirkan inovasi, meningkatkan literasi, menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan serta mencegah terjadinya perundungan.

Pada proses seleksi administrasi, dari 103 peserta yang mendaftar sebanyak 89 peserta dinyatakan lulus, sedangkan 14 peserta lainnya tidak lulus karena belum memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Sebanyak 89 peserta yang lulus administrasi selanjutnya berhak mengikuti Seleksi Substansi BCKS APBD Tahun 2026 sebagai bagian dari proses penjaringan calon kepala sekolah yang berkualitas dan profesional.

Kepada tim penguji, M. Iman Topik meminta agar proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan dan akuntabel sehingga menghasilkan calon-calon kepala sekolah terbaik bagi Kabupaten Barito Utara.

Dalam pembukaan kegiatan tersebut dihadiri Kabid Pembinaan Tenaga Kependidikan, Endrat Sri Muniarti, tim dari Direktorat Kepala Sekolah Pengawas Sekolah dan Tenaga Pendidikan, Ditjen GTK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tim dari Balai Guru dan Tenaga Pendidikan Kalteng dan peserta seleksi substansi bakal calon kepala sekolah dari Kabupaten Barito Utara tahun 2026.(Md)

Archives