IMG-20260909-WA0066

Pemkab Barito Utara Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

Dilihat : 404
Kali

 

Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Komitmen ini ditegaskan menyusul insiden Karhutla di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, yang terjadi pada Minggu (30/8/2026).

Dalam penanganan insiden tersebut, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T. turun langsung ke lapangan bersama unsur FKPD untuk memastikan proses pemadaman berjalan lancar. Respons cepat ini bermula dari laporan warga via WhatsApp yang langsung diteruskan ke Tim TRC-Pusdalops PB BPBD Barito Utara.

Kolaborasi lintas sektor yang melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, TNI, Polri, aparat desa, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) membuktikan efektivitas sistem penanggulangan bencana di daerah. Penggunaan sarana seperti pompa portabel dan mobil water supply mempercepat proses pemadaman.

Berkat koordinasi yang apik, api yang melahap lahan gambut seluas kurang lebih 0,5 hektare tersebut berhasil dipadamkan secara total pada pukul 17.40 WIB. Bupati Barito Utara memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi seluruh petugas dan masyarakat yang terlibat aktif.

Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa kecepatan pelaporan dan penindakan dini merupakan instrumen krusial dalam menanggulangi perluasan Karhutla. Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar demi mencegah terulangnya kejadian serupa.

Ke depannya, Pemkab Barito Utara bersama instansi terkait berencana memperluas sosialisasi pencegahan Karhutla serta mengoptimalkan fungsi posko siaga di tingkat desa dan kecamatan guna mengantisipasi cuaca panas yang memicu kerawanan kebakaran lahan.(Md)

Archives