IMG-20251002-WA0004(2)

Puskesmas dan RSUD Barut Didorong Percepat Deteksi Kasus TBC 

Dilihat : 459
Kali

MUARA TEWEH — Fasilitas kesehatan tingkat pertama (Puskesmas) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) se-Kabupaten Barito Utara (Barut) didorong untuk meningkatkan kecepatan deteksi kasus Tuberkulosis (TBC) dan akurasi pelaporan data.

Dorongan ini menjadi fokus utama dalam Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Program TBC 2025 yang diselenggarakan Dinas Kesehatan selama dua hari (6–7 September).

​Dinkes Barut menyoroti bahwa keterlambatan dalam pencatatan dan pelaporan kasus menjadi salah satu hambatan dalam mencapai target nasional 90 persen deteksi kasus TBC.

Pertemuan ini menghadirkan Kepala Bidang dan staf Puskesmas serta RSUD untuk mencari solusi atas masalah tersebut.

​Kepala Bidang PSDK Dinkes Barut, Yessi Aria Kegiatan monev ini sangat penting untuk mengidentifikasi kendala dan mencari solusi yang tepat di tingkat Puskesmas maupun RSUD,” ujarnya.

​Yessi berharap seluruh peserta dapat mengikuti pertemuan ini dengan serius dan aktif berdiskusi, baik terkait data, kendala teknis, maupun inovasi yang bisa diterapkan dalam pelaksanaan program P2 TBC.

Percepatan deteksi dan pelaporan yang akurat menjadi kunci untuk memastikan 227 kasus TBC yang ditemukan pada tahun 2025 dapat ditindaklanjuti dengan pengobatan yang berhasil.(md)

Archives